Dewan Pengupahan Cianjur Sepakati UMK Rp.1.989.155,-

 RADIO KARAWANG,  08-11-2016 12:45:08

  

umk-cianjur

LAZUARNEWS. Dewan Pengupahan Kabupaten Cianjur menetapkan upah minimum kabupaten/kota (UMK) Kabupaten Cianjur tahun 2017 mendatang sebesar Rp 1.989.155. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 tentang Pengupahan.

Sumitra, selaku Ketua Dewan Pengupahan sekaligus Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur mengungkapkan, pihaknya tak bisa memenuhi tuntutan serikat buruh yang menginginkan UMK 2017 Cianjur naik 20 %.

Mulai Pada 3 November 2016 lalu, semua dikumpulkan dari kabupaten/kota oleh provinsi Jabar dan pusat.

Saat itu dijelaskan bahwa UMK 2017 harus mengacu pada PP, dimana didalamnya sudah dijelaskan sesuai dengan besarnya inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Tuntutan sudah kami sampaikan, tapi kami pun tidak bisa melanggar ketentuan,” ujarnya.

Kenaikan upah sesuai dengan PP, yaitu 8,25 persen atau mengalami kenaikan Rp 151.595,- dari UMK sebelumnya yaitu sebesar Rp 1.837.520,- Sesuai PP Pengupahan, penetapan UMK tak lagi berdasarkan KHL (kebutuhan hidup layak).

Melainkan UMK pada tahun berjalan, ditambah jumlah inflasi dan angka kenaikan pertumbuhan ekonomi. Meski tak mengacu pada KHL, lanjut dia, jumlah tersebut tentunya suda menyesuaikan dengan kebutuhan hidup di Cianjur.

Dikatahui sebelumnya serikat buruh di Kabupaten Cianjur mendesak agar Pemerintah Kabupaten Cianjur mengabaikan Peraturan Pemerintah Nomor 78/2015 dan menuntut Upah Minimum kabupaten/kota (UMK) di Kabupaten Cianjur naik  20% Serikat tersebut Seperti  Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) dan Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan dan Minuman (FSP-RTMM) Kabupaten Cianjur mengungkapkan, jika pemkab menerapkan UMK 2017 berdasarkan PP Nomor 78, maka tak berpengaruh pada kesejahteraan buruh. Mereka menuntut pemkab menggunakan survei Kebutuhan Hidup Layak (KHL) untuk menentukan besaran UMK 2017.

“Tuntutan serikat pekerja untuk mengacu pada KHL (kebutuhan hidup layak) saat ini tak bisa. Apalagi kenaikan 20 persen, sudah ketentuannya seperti itu. Meski tak mengacu pada KHL, kami rasa itu sudah layak,” paparnya.

Mengenai penetapan UMK 2017, pihaknya akan segera menggelar rapat bersama dengan Apindo (Asosiasi Perusahaan Indonesia) Kabupaten Cianjur dan serikat buruh. Guna mengumumkan soal penetapan UMK.

“Nanti akan rembuk bersama, untuk membicarakan soal ini karena kami tak keluar dari jalur. UMK sudah sesuai dengan PP,” pungkasnya. (Heru Ag – Lazuar Team)

купить ноутбуклобановский александрпродажа уличныхалександр лобановскийалександр лобановскийвозрождение церковьmfxbroker отзывыfb consulttranslate englishspanish translationsapproved translation servicesкак создать торговую маркуинтернет реклама и продвижение сайтовAPIбаннерная реклама ценыалександр лобановский харьковпоисковая оптимизация сайта самостоятельнобезболезненное лечение зубовin arabic translationаксессуары

Komentar

Counting


LATEST TUNE-IN